Kamis, 23 Juli 2009. Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan hasil perolehan suara nasional pemilu presiden yang dilangsungkan pada 8 Juli 20009 lalu. Hampir mirip dengan hasil hitung cepat (quick count) sejumlah lembaga survei di tanah air, pasangan nomor urut 3 SBY-Boediono menang telak dengan perolehan suara sebesar 60,80% atau 73.874.562 suara, disusul pasangan nomor urut satu Mega-Prabowo dengan perolehan 26,79% atau 32.548.105 suara. Sedangkan pasangan nomor urut 3 JK-Wiranto hanya meraih 12,41% suara atau 15.081.814 suara.
Dari total 177.195.786 daftar pemilih tetap, Jumlah pemilih yang menggunakan hak pilihnya hanya sebesar 127.999.965 atau 72,23%. Ini berarti jumlah pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya alias golongan putih (golput) sebesar 27,77% atau 49.212.158 jiwa. Sedangkan jumlah suara yang sah sebesar 121.504.481 atau 94,93%.
Yang menarik dari hasil pilpres kali ini adalah kemenangan pasangan SBY-Boediono hampir diseluruh provinsi. Pasangan ini hanya kalah di provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Gorontalo dan Maluku Utara. Di empat provinsi tadi, pasangan JK-Wiranto hanya unggul tipis dari pasangan SBY-Boediono. Sedangkan pasangan Mega-Prabowo hanya menang di provinsi Bali sebesar 51,92% disusul SBY-Boediono 43,6% sedangkan JK-Wiranto hanya kebagian 5,05% suara.
Kamis, 23 Juli 2009
Hasil Rekapitulasi Pilpres 2009
Rabu, 22 Juli 2009
Realisasi Penerimaan Bea Cukai Semester I 2009
Rabu, 22 Juli 2009 Dirjen Bea dan Cukai Anwar Suprijadi di Menara Kadin, jalan HR Rasuna Said, Jakarta mengatakan realisasi penerimaan bea dan cukai selama semester I 2009 sebesar Rp 37,21 triliun atau 51,63% dari target APBN 2009 sebesar Rp 72,07 triliun. Angka tersebut terdiri dari penerimaan bea masuk sebesar Rp 8,79 triliun atau 54,6% dari target sebesar Rp 16,1 triliun. Sedangkan bea keluar tercatat Rp 666,8 miliar atau 47,66% dari target Rp 1,399 triliun.
Sementara itu, penerimaan cukai pada periode yang sama terealisasi Rp 27,75 triliun 50,77% dari target akhir tahun sebesar Rp 54,65 Triliun.
Selasa, 21 Juli 2009
Realisasi Penerimaan Pajak Semester I 2009
Selasa, 17 Juli 2009 sekitar pukul 15.00 WIB. Dirjen Pajak Darmin Nasution mengumumkan angka realisasi penerimaan pajak hingga semester I 2009 sebesar Rp 253,18 triliun atau turun sebesar 2,83% dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 260,55 triliun.
Jika angka ini dibandingkan dengan target APBN 2009 sebesar Rp 587,8 triliun (penerimaan pajak di luar cukai yang hanya wewenang wajib pajak) berarti pencapaianini baru 43,7%.
Berikut data statistik penerimaan pajak semester I selama periode 2005-2009